Ibadat Merawat Jenazah

Pengantar

Saudara-saudari terkasih, saat ini kita berkumpul di tempat ini, untuk bersama-sama menyiapkan saudara/i (........) menghadap Allah. Kematian adalah peristiwa yang pasti akan kita hadapi. Namun, kita harus menghadapi peristiwa ini sebagai tanda peziarahan menuju rumah Bapa. Imanlah yang harus mewarnai perasaan kita semua. Kita semua menaruh harapan dan kepercayaan kepada Kristus yang mengalahkan kematian dengan kebangkitanNya, dan mendahului kita masuk ke dalam kemuliaan.
(hening sejenak)

Tanda Salib

Saudara-saudari terkasih, marilah kita mengawali upacara merawat jenazah ini dengan membuat tanda kemenangan Kristus. Dalam Nama Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus.
Amin

Doa Pembuka

Marilah Berdoa.
Ya Allah, Bapa yang Maha Kasih, kami bersyukur kepadaMu karena Engkau telah menciptakan kami. Karena dosa Adam, kami terpisah dariMu. Namun, berkat jasa PutraMu, Engkau berkenan menerima kami kembali sebagai anak-anakMu. 

Allah Bapa yang Maha Baik, saat ini anakMu audara/i (.......) ini telah menyelesaikan peziarahannya di dunia ini. Saatnya sekarang, ia pergi menghadapMu. Tubuh yang fana ini akan kami siapkan untuk istirahatnya yang terakhir. Kami mohon, bersihkanlah anakMu (......). Berilah dia pakaian pesta supaya diterima dalam keluargaMu yang bahagia di surga.
Kami percaya karena kasihMu yang tak terbatas, saudara/i (......) ini akan menerima tempat yang membahagiakan dalam kerajaanMu. 
Demi Kristus Tuhan dan Pengantara Kami.
Amin.

Bacaan

Jika memungkinkan, sebaiknya sebelum memandikan jenazah dibacakan kutipan kitab Suci. Bisa dipilih salah dari bacaan yang disediakan.

Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di roma 8:11

Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh RohNya, yang diam di dalam kamu.

Pembacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Kolose 3: 3-4

Sebab kamu telah mati dan hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah. Apabila Kristus, yang adalah hidup kita, menyatakan diri kelak, kamu pun akan menyatakan diri bersama dengan Dia dalam kemuliaan.

Bacaan dari Surat Rasul Paulus yang pertama kepada Jemaat  di Korintus 15:19-21

Jika kita hanya dalam hidup ini saja menaruh pengharapan pada Kristus, maka kita adalah orang-orang yang paling malang dari segala manusia. Tetapi, yang benar  ialah bahwa Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati, sebagai yang sulung dari orang-orang yang telah meninggal. Sebab sama seperti maut datang karena satu orang manusia, demikian juga kebangkitan orang mati datang karena satu orang manusia.

Memandikan Jenazah

Saudara-saudari sebelum merawat jenazah saudara/i (......) marilah kita berdoa supaya apa yang kita usahakan ini berkenan kepada Allah dan sungguh mampu membantu perjalanan saudara/i (......) menghadap Tuhan dalam keadaan siap, pantas, dan damai.
Bapa yang Maha Kasih, kini kami bersama-sama memohon kepadaMu untuk berani merawat saudara/i (......) kami ini supaya pantas menghadapMu

(Umat) kami bersedia untuk melayani Engkau melalui merawat jenazah saudara/i (.....) kami ini sebaik mungkin.

Bapa, anugerahkanlah rahmat penghiburan bagi seluruh keluarga yang ditinggalkan dan pengampunan serta istirahat kekal untuk saudara/i (......) ini. Demi Kristus Tuhan dan pengantara kami.
Amin.

Pemercikan Air Suci

Air suci yang akan digunakan dalam ibadat ini diambil dari gereja, bukan air biasa dari rumah sendiri. Pemimpin ibadat memerciki jenazah dengan air suci tiga kali.

Semoga air suci ini menyucikan saudara/i (............) dan menjauhkan dari segala rintangan menuju peziarahan kepada Bapa di Surga.

Penyiraman Air Mandi

Pemimpin ibadat menyiram dengan air bersih membentuk salib dari kepala ke kaki dan dari bahu kiri ke bahu kanan jenazah

Dalam nama Bapa (sambil menyiramkan air di kepala)
dan Putra  (sambil menyiramkan air di kaki)
dan Roh Kudus (sambil menyiramkan air di bahu kiri)
Amin (sambil menyiramkan air di bahu kanan)

kemudian, jenazah dibersihkan dan dirawat secara baik.

Jenazah Dimasukkan ke Dalam Peti

Sesudah dimandikan, diberikan pakaian yang pantas, dan dirias, jenazah dimasukkan ke dalam peti kemudian ibadat bisa dilanjutkan.

Doa Penutup

Marilah kita berdoa
Allah Bapa yang Maha Kasih, pandanglah anakMu, saudara/i (.....) kami ini. Saat ini, ia telah siap menghadapMu. Terimalah ia dalam pangkuan kasihMu, anugerahkanlah kebahagiaan kekal kepadanya. Semoga pada hari kebangkitan, ia Engkau muliakan bersama dengan para kudus. Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami.
Amin.

Tuhan beserta Kita

Sekarang dan selama-lamanya

Semoga, saudara/i (....) kita ini dan seluruh usaha kita dalam membantu peziarahannya menuju Rumah Bapa mendapatkan berkat Allah yang Maha Kuasa.
Dalam nama Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus.
Amin


0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.